12 Bahan Bangunan Rumah Berkualitas Dan Paling Penting ! Beserta Penjelasannya!

 

12 Bahan Bangunan Rumah Berkualitas




Agar tak boros ketika membangun atau merenovasi ruangan, ketahui bahan bangunan apa saja yang diperlukan. Ini daftarnya!


Untuk membangun rumah dari nol atau renovasi sebagian ruangan, selain memperhitungkan dan menyiapkan dana, Anda juga harus menyiapkan bahan bangunan yang akan digunakan untuk mewujudkan keinginan.

Salah satu kelebihan jika ikut merencanakan bahan bangunan yang akan digunakan sejak awal, Anda dapat menentukan kualitas bahan bangunan yang digunakan. Anda juga bisa memperhitungkan secara cermat tiap Rupiah yang digunakan untuk membeli bahan bangunan tersebut. Jika ternyata bujet tidak mencukupi untuk membangun sekaligus, Anda bisa merencanakan untuk membangun secara bertahap.

Sebelum berangkat ke toko material, ada baiknya Anda mempertimbangkan jenis-jenis bahan yang ingin digunakan, sambil memperhitungkan dana yang Anda miliki dengan harga bahan bangunan dengan berpatokan pada daftar harga bahan bangunan 2021. Perhatikan juga cara menghitung bahan bangunan per meter persegi, agar tidak kelebihan atau kekurangan bahan bangunan dan bujet di tengah proses pembangunan.

Berikut beberapa hal yang akan dibahas pada artikel ini:

  1. Bahan Mentah untuk Bangunan Rumah Modern Saat Ini
  2. Menentukan Bahan Bangunan Rumah Terbaik untuk Hunian Anda
  3. 12 Bahan Bangunan Rumah Berkualitas
    1. Batu pondasi
    2. Semen
    3. Pasir
    4. Baja
    5. Kayu dan bambu
    6. Kerikil/batu pecah (split)
    7. Bata tanah liat/batako/ bata ringan
    8. Genteng
    9. Keramik
    10. Fabric
    11. Glass
    12. Metal

1. Bahan Mentah untuk Bangunan Rumah Modern Saat Ini





Berkembangnya zaman modern, turut mempengaruhi bisnis industri konstruksi yang kian pesat. Termasuk di dalamnya industri bahan bangunan yang terus tumbuh dan berkembang. Untuk memenuhi standar bangunan modern, berbagai macam jenis bahan bangunan baru diciptakan.

Permasalahan lingkungan yang menjadi perhatian dunia, membuat bahan bangunan yang bersifat alami seperti kayu menjadi terbatas. Hal ini mendorong industri bahan bangunan untuk mengembangkan dan menciptakan alternatif modern yang aman untuk lingkungan. Misalnya dengan menggunakan percetakan 3D untuk membuat alternatif bahan bangunan.

2. Menentukan Bahan Bangunan Rumah Terbaik untuk Hunian Anda


Memilih material yang tepat merupakan hal yang sangat penting karena dapat berdampak besar pada kualitas struktur bangunan secara keseluruhan. Walaupun Anda memiliki tim konstruksi yang handal, apabila pemilihan material di bawah standar maka bangunan tersebut akan banyak menemui masalah dan tidak akan bertahan lama.

Pemilihan bahan bangunan yang tepat dan berkualitas biasanya sering diabaikan. Banyak pihak pengembang lebih memilih menggunakan bahan yang murah dengan mengesampingkan kualitasnya. Sebagai klien, Anda dapat menanyakan bahan bangunan yang akan digunakan oleh pihak pengembang dan memastikan kualitas material tersebut.

Jika bahan yang ada tidak tepat dan kurang berkualitas, Anda bisa mempertimbangkan kembali dengan mengajukan material seperti apa yang diinginkan. Material yang tepat dalam proses pembangunan juga akan menjamin keamanan dan ketahanan bangunan Anda. Jika, Anda sedang mencari rumah dengan konstruksi yang baik, berikut listing rumah di wilayah Jakarta Selatan mulai Rp1 miliar.

3. 12 Bahan Bangunan Rumah Berkualitas Paling Umum Digunakan


Ada banyak jenis-jenis bahan bangunan yang digunakan dalam membangun rumah. Perhatikan daftar berikut dan tentukan saja mana bahan bangunan yang Anda perlukan.

1) Batu Fondasi

Bahan ini dibutuhkan untuk membuat fondasi bangunan. Untuk membuat fondasi, Anda bisa menggunakan batu kali, batu gunung, atau batu bata.

2) Semen

Peran semen dalam membangun rumah sangat krusial, mulai dari merekatkan batu fondasi, menyambung batu bata untuk dinding, memplester dinding, hingga membuat lantai semen ekspos. Saking banyaknya jumlah semen yang dibutuhkan, terkadang untuk menghemat, semen disubtitusi dengan gamping.

3) Pasir

Bersama semen dan air, pasir akan menjadi adonan untuk merekatkan batu dan bata, membentuk dinding dan tiang yang kokoh. Kualitas tidak bohong. Semakin baik kualitas pasir yang digunakan, semakin baik dan kuat adonannya.

4) Baja

Bahan bangunan ini berfungsi sebagai kerangka yang menguatkan dinding. Baja ringan juga terkadang digunakan menahan atap. Kalau ingin memilih atap baja ringan untuk konstruksi atap rumah? Kenali dulu fakta seputar baja ringan 

5) Kayu dan bambu

Selain digunakan untuk konstruksi, kayu juga sering digunakan untuk lantai, dinding, kusen, dan tangga. Sementara bambu, dibutuhkan untuk proses pembangunan.

6) Kerikil/Batu Pecah (Split)

Batu kerikil atau split merupakan material bangunan yang biasa digunakan untuk campuran semen dan pasir untuk membuat beton. Dilansir dari kontraktor jogja, batu split memiliki ukuran yang berbeda mulai dari 5 sampai 50 milimeter dengan rentang jarak per 5 milimeter. Setiap ukuran memiliki fungsi yang berbeda dari pembangunan materialnya.

7) Bata Tanah Liat/ Batako/ Bata Ringan

Batu bata tidak bisa dipisahkan dari proses pembangunan. Sifatnya yang adem dan kokoh membuatnya begitu disukai. Untuk menghemat, bata kerap digantikan batako yang lebih terjangkau, namun tak sekokoh bata dan cenderung panas.

Yang kini disukai konsumen adalah bata ringan atau hebel. Dilansir dari terra conblock

8) Genteng

Genteng dari tanah liat bisa dibilang paling populer di Indonesia. Sebagai alternatif, ada juga asbes dan metal yang ringan, namun cepat menghantarkan panas ke dalam rumah. Kini, ada juga genteng dari bahan plastik, karet daur ulang, dan serat selulosa yang lebih ramah lingkungan serta relatif aman saat terjadi gempa.

Selain itu ada juga genteng aspal, genteng keramik, dan sirap kayu. Kalau rumah Anda memiliki konsep minimalis, cek 5 jenis genteng yang sesuai untuk rumah minimalis berikut.

9) Keramik

Lantai, dinding kamar mandi, hingga dapur memerlukan keramik yang berbeda-beda. Selain bahan, desainnya pun kini lebih bervariatif.

10) Fabric

, bata putih atau hebel terbuat dari campuran pasir kuarsa, semen, kapur, gypsum, aluminium pasta, dan air. Sifatnya lebih ringan dan lebih kuat dari bata tanah liat, namun harganya lebih mahal dan harus direkatkan menggunakan semen mortar.

Pada masa lalu kita sering melihat penggunaan kain sebagai material tempat tinggal seperti tenda. Dengan perkembangan arsitektur dan kain sintetis, penggunaan fabric sebagai bahan bangunan kian populer.

Banyak villa atau penginapan yang mengusung konsep perkemahan atau glamping dan menggunakan kain sebagai material utama. Selain itu, kanopi modern pada berbagai macam bangunan kini banyak dipasang dengan kain fleksibel yang dibantu oleh sistem kabel baja.

11) Glass

Penggunaan kaca sebagai dinding kian populer karena menambah keestetikan dari rumah dan membuat kesan lebih modern. Pemasangan kaca pada dinding lebih murah apabila dibandingkan dengan beton, akan tetapi daya tahannya tentu lebih rendah.

Kaca yang digunakan untuk material pembangunan sudah disesuaikan ketebalan, kekuatan, serta kemudahan dalam perawatannya. Penggunaan kaca untuk dinding rumah Anda juga membuat cahaya masuk lebih banyak.

12) Metal

Bahan berjenis metal lebih banyak digunakan sebagai struktur untuk bangunan besar seperti gedung pencakar langit. Terdapat berbagai macam jenis metal yang dapat digunakan untuk membangun. Material metal ini, kuat, fleksibel, dan jika dirawat dengan baik maka akan bertahan lama.  Perlu Anda ketahui, seiring berjalannya waktu akan terjadi korosi untuk bahan jenis metal.



Semoga Bermanfaat ya sahabat 21!


Komentar