Cara Membangun Rumah Kaca
Berikut Cara Memilih Pembungkus Rumah Kaca:
1. Gunakan polietilen yang tahan terhadap UV.
Gunakan polietilen yang tahan terhadap UV. Transmisi sinarnya sama dengan bahan kaca, walaupun bahan tersebut lebih ringan dan murah.
- Lapisan plastiknya harus diganti setiap beberapa tahun.
- Bahan tersebut harus dicuci sekali-sekali.
- Bahan tersebut tidak dapat menahan panas sebaik bahan kaca, namun cukup untuk rumah kaca dengan struktur melandai, Quonset, dan rumah kaca dengan kerangka tunggal yang kecil.
2. Gunakan plastik yang keras dengan dinging ganda.
Gunakan plastik yang keras dengan dinging ganda.
- Bahan polikarbonat bisa sedikit melengkung pada sekitar kerangka dan bahan tersebut dapat menghemat energi sebanyak 30 %, karena bahan tersebut berdinding ganda.
- 80 persen sinar yang masuk akan disaring.
3. Beli kaca fiber.
Beli kaca fiber. Bila Anda membuat rumah kaca yang menggunakan kerangka, Anda dapat menghemat pengeluaran Anda dengan memilih kaca fiber bila dibandingkan dengan kaca.
- Pilih kaca fiber yang bening.
- Bahan tersebut akan memerlukan pembungkus baru yang terbuat dari resin setiap 10 hingga 15 tahun.
- Belilah kaca fiber dengan tingkat tinggi. Transmisi sinar akan banyak berkurang pada kaca fiber dengan tingkat rendah.
4. Pilihlah bahan kaca.
Pilihlah bahan kaca. Bahan tersebut merupakan bahan yang paling menarik, terutama bagi Anda yang membangun rumah kaca yang menonjolkan rumah atau kebun Anda.
- Kaca sangat rapuh dan butuh biaya tinggi untuk menggantinya apabila rusak.
- Anda harus membuat rumah kaca yang menggunakan kerangka dengan fondasi.
- Kaca jenis tempered lebih disukai karena bahan tersebut lebih kuat dari bahan kaca biasa.
- Apabila Anda memutuskan untuk membangun sebuah rumah kaca dengan pembungkus kaca, Anda sebaiknya berbicara dengan perusahaan konstruksi untuk memastikan bahwa fondasi dan kerangka mampu menahan beban dari bahan kaca.





Komentar
Posting Komentar